Batang, Politika – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Batang sejak Rabu (29/1) menyebabkan jalur rel antara Stasiun Krengseng dan Stasiun Plabuan tergenang banjir, menghambat enam perjalanan kereta api pada Kamis pagi.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa jalur rel ganda di lokasi tersebut harus ditutup sementara sejak pukul 05.15 WIB karena tidak bisa dilalui kereta api.”Kedua jalur ditutup sementara karena tidak bisa dilintasi kereta,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, enam perjalanan kereta api terganggu, yakni KA Dharmawangsa, KA Blambangan Ekspres, KA Kaligung, KA Argo Merbabu, dan KA Tawang Jaya. PT KAI langsung mengerahkan puluhan petugas ke lokasi guna menangani genangan air dan memastikan jalur dapat kembali digunakan secepat mungkin.
Setelah upaya penanganan dilakukan, jalur rel akhirnya kembali dibuka pada pukul 08.50 WIB. Meski demikian, perjalanan kereta yang melintas masih dibatasi kecepatannya demi keselamatan penumpang.
Franoto menambahkan bahwa tidak ada pengalihan penumpang ke moda transportasi lain akibat gangguan tersebut. PT KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang yang terdampak dan memastikan bahwa jalur yang sempat terendam banjir kini sudah aman untuk dilalui.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi perjalanan transportasi publik, khususnya kereta api. PT KAI terus berupaya meningkatkan sistem pemantauan dan respons cepat terhadap kondisi cuaca guna meminimalkan dampak serupa di masa mendatang.