Batang, Politika -Pasca banjir bandang yang melanda berbagai wilayah di Jawa Tengah pada awal Januari 2025, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak.
Ketua PMI Batang, Achmad Taufiq, menegaskan bahwa pihaknya memastikan seluruh bantuan yang diberikan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran. “Selain membantu warga terdampak di Kabupaten Batang, kami juga mengirim bantuan serta tenaga relawan untuk mendukung saudara kita di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan,” ujar Taufiq pada Sabtu (25/1/2025).
Dalam empat hari setelah banjir bandang, PMI Batang telah menyalurkan 1.600 paket makanan siap saji untuk warga di Desa Klidang Lor. Selain itu, bantuan berupa sembako juga dikirim ke dapur umum di Kelurahan Karangasem Utara serta Dukuh Kayulandak, Desa Keteleng, Kecamatan Blado. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
Tak hanya itu, PMI Batang juga memberikan bantuan kepada keluarga korban yang masih hilang akibat longsor di Petungkriyono. Salah satu korban yang masih dalam pencarian adalah Tegar Hapriyanto. Pihak PMI terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan yang diperlukan.
PMI Batang bekerja sama dengan PMI Jawa Tengah agar proses distribusi bantuan berjalan lancar dan menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan. “Kami berharap kondisi segera pulih sehingga warga Batang dan Pekalongan dapat kembali menjalani kehidupan seperti biasa,” kata Taufiq.
Ia juga menegaskan bahwa PMI akan terus mendampingi warga hingga situasi benar-benar membaik. “Kami akan memastikan masyarakat yang terdampak mendapat bantuan yang diperlukan,” tutupnya.