Jakarta, Politika – Angkatan Laut Rusia mengerahkan sejumlah kapal perang amfibi besar di perairan dekat Laut Jepang pada Senin (17/2), waktu setempat.
“Selama latihan guna menguji pertahanan udara untuk satu kapal, kru kapal pendaratan besar melakukan penembakan artileri ke target udara yang disimulasikan,” demikian laporan Interfax yang mengutip pernyataan layanan pers Armada Pasifik Rusia.
Latihan militer ini melibatkan kapal perang amfibi besar, Admiral Nevelskoy, yang dilengkapi untuk melaksanakan penembakan artileri di Laut Jepang. Dalam sesi latihan, awak kapal juga berlatih menggunakan senapan mesin kaliber besar untuk menyerang target kecil yang dirancang menyerupai kapal nirawak musuh.
Menurut laporan dari Reuters, kegiatan ini merupakan bagian dari program pelatihan tempur yang telah dijadwalkan oleh Armada Pasifik Rusia. Latihan semacam ini rutin dilakukan untuk meningkatkan kesiapan tempur serta kemampuan operasional angkatan laut dalam menghadapi potensi ancaman.
Penggelaran kapal perang Rusia di Laut Jepang ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Asia-Pasifik. Meskipun Rusia tidak memberikan pernyataan resmi mengenai alasan spesifik latihan ini, aktivitas militer semacam ini kerap dikaitkan dengan dinamika keamanan regional yang terus berkembang.
Latihan militer Rusia di perairan tersebut menjadi perhatian dunia internasional, terutama negara-negara yang memiliki kepentingan di kawasan Pasifik. Beberapa analis militer menilai latihan ini sebagai demonstrasi kekuatan Rusia di wilayah yang strategis bagi keamanan maritim global.
Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari negara-negara tetangga terkait latihan tersebut. Namun, pengamat memperkirakan bahwa aktivitas militer Rusia di Laut Jepang akan terus menjadi sorotan, mengingat kawasan tersebut memiliki nilai geopolitik yang penting.