Pati, Politika – Bupati Pati, Sudewo, memimpin acara penyerahan bantuan 2.600 bibit durian premium jenis Musangking dan Duri Hitam kepada kelompok tani di Kecamatan Gunungwungkal, Jumat (7/3).
Sudewo menyampaikan visi besarnya untuk menjadikan Kecamatan Gunungwungkal sebagai sentra penghasil durian premium yang mampu bersaing di pasar nasional, bahkan internasional.
“Konsep penanaman ini adalah kerakyatan, bukan kapitalis. Saya ingin seluruh rakyat Kecamatan Gunungwungkal dapat menguasai produksi durian ini,” tegasnya.
Sudewo menekankan pentingnya pemberdayaan kelompok tani lokal agar masyarakat Gunungwungkal sejahtera melalui hasil pertanian durian premium ini.
“Jika bibitnya kurang, akan di-supply lagi. Jangan khawatir, yang penting semangat,” tambah Sudewo, menunjukkan komitmen BUMN untuk mendukung penuh program ini.
Direktur Utama PT. Jasa Marga (Persero) Tbk, Subakti Syukur, menjelaskan program TJSL ini merupakan komitmen BUMN dalam memberikan manfaat sosial lingkungan.
“Penyerahan bibit ini bukan hanya tentang memberikan bibit, tetapi juga tentang pemberdayaan masyarakat dan upaya mengurangi emisi karbon melalui penanaman pohon,” ujarnya.
Subakti Syukur juga menambahkan bahwa BUMN akan membantu mempromosikan durian asal Pati melalui pameran di Jakarta setelah masa panen tiba.
“Kami berharap bantuan ini dapat mendorong produktivitas petani dan berkontribusi pada kesejahteraan daerah, sesuai dengan visi pemerintah Kabupaten Pati, ” imbuhnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan Kecamatan Gunungwungkal dapat menjadi ikon baru Kabupaten Pati sebagai penghasil durian premium berkualitas tinggi.