Internasional

Xi Jinping dan Putin Hadiri Peringatan Kemenangan Soviet Atas Nazi di Moskow

×

Xi Jinping dan Putin Hadiri Peringatan Kemenangan Soviet Atas Nazi di Moskow

Sebarkan artikel ini
Xi Jinping dan Putin Hadiri Peringatan Kemenangan Soviet Atas Nazi di Moskow | SERGEI BOBYLEV/SPUTNIK/KREMLIN POOL/EPA-EFE
Xi Jinping dan Putin Hadiri Peringatan Kemenangan Soviet Atas Nazi di Moskow | SERGEI BOBYLEV/SPUTNIK/KREMLIN POOL/EPA-EFE

Jakarta, Politika – Presiden China Xi Jinping menerima undangan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menghadiri peringatan kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.

“Presiden China Xi Jinping telah menerima undangan untuk hadir dalam perayaan pada 9 Mei di Moskow dalam rangka peringatan 80 tahun kemenangan dalam Perang Patriotik Besar,” kata Duta Besar Rusia untuk China, Igor Morgulov, seperti dikutip dari kantor berita TASS.

Peringatan ini merupakan momen bersejarah bagi Rusia, mengingat Uni Soviet kehilangan sekitar 27 juta jiwa dalam Perang Dunia II. Uni Soviet akhirnya berhasil memukul mundur pasukan Nazi hingga ke Berlin, yang berujung pada bunuh dirinya Adolf Hitler dan pengibaran spanduk kemenangan Uni Soviet di atas Reichstag pada tahun 1945.

Penyerahan tanpa syarat Nazi Jerman berlaku mulai pukul 23.01 pada 8 Mei 1945. Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat memperingatinya sebagai “Hari Kemenangan di Eropa.” Namun, karena perbedaan zona waktu, Rusia merayakannya pada 9 Mei sebagai Hari Kemenangan.

Undangan dari Rusia kepada China ini bukan tanpa alasan. Beijing adalah sekutu dekat Moskow, dan hubungan kedua negara semakin erat dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai bentuk balasan, Xi Jinping juga telah mengundang Putin ke China untuk menghadiri peringatan berakhirnya Perang Dunia II bagi China yang akan digelar pada bulan September.

Keputusan Xi Jinping untuk menghadiri acara di Rusia ini menarik perhatian, terutama setelah ia tidak menghadiri pelantikan Presiden Amerika Serikat yang digelar pada 20 Januari lalu. Saat itu, Presiden AS Donald Trump disebut telah mengundang Xi, namun ia memilih untuk tidak datang dan mengutus Wakil Presiden Han Zheng sebagai perwakilan.

Kehadiran Xi di Moskow semakin menegaskan hubungan erat antara China dan Rusia, terutama dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *