Internasional

Negara-Negara Arab Bersatu: Gaza Bukan untuk Dijual!

×

Negara-Negara Arab Bersatu: Gaza Bukan untuk Dijual!

Sebarkan artikel ini
Negara-Negara Arab Bersatu: Gaza Bukan untuk Dijual! | ilustrasi Foto : AFP/PPO/THAER GHANAIM
Negara-Negara Arab Bersatu: Gaza Bukan untuk Dijual! | ilustrasi Foto : AFP/PPO/THAER GHANAIM

Jakarta, Politika – Tujuh negara Arab sepakat menolak rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengambil alih Jalur Gaza.

Menurut laporan Al Jazeera, pertemuan ini berlangsung di Arab Saudi pada Jumat (21/2) sebagai respons atas klaim Trump yang ingin mengubah Gaza menjadi ‘Riviera’ Timur Tengah.

Dalam pertemuan itu, para pemimpin dari Mesir, Yordania, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Bahrain menyatakan sikap tegas menolak rencana tersebut. Mereka menilai usulan itu akan menghapus perjuangan panjang rakyat Palestina dalam menentukan nasib mereka sendiri.

“Penduduk Gaza telah kehilangan banyak hak mereka di tanah sendiri. Jika rencana ini diterapkan, situasi di kawasan itu justru akan semakin buruk dan memicu lebih banyak kekerasan,” demikian pernyataan bersama para pemimpin Arab.

Para pemimpin tersebut juga membahas kemungkinan mencari solusi alternatif dalam pertemuan Liga Arab yang akan digelar di Kairo, Mesir, pada 4 Maret mendatang. Mereka berharap dapat menemukan pendekatan yang lebih adil dan berkelanjutan bagi rakyat Palestina.

Seorang sumber dari pemerintah Saudi mengonfirmasi bahwa pertemuan ini telah selesai, namun tidak menghasilkan pernyataan resmi. “Diskusi berlangsung secara tertutup dan rahasia,” kata sumber tersebut.

Kantor Berita Resmi Saudi menyebut pertemuan ini sebagai “konsultasi persaudaraan” yang bertujuan untuk bertukar pandangan mengenai isu-isu regional dan internasional, khususnya upaya bersama dalam mendukung perjuangan Palestina serta perkembangan terbaru di Gaza.

Pertemuan ini diinisiasi oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, dan dihadiri oleh Raja Yordania Abdullah II, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Emir Kuwait Sheikh Meshal al-Ahmad Al Sabah, serta Putra Mahkota Bahrain Salman bin Hamad Al Khalifa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *