Berita

Kemenkes Permudah Pendaftaran Program Cek Kesehatan Gratis

×

Kemenkes Permudah Pendaftaran Program Cek Kesehatan Gratis

Sebarkan artikel ini
Kemenkes Permudah Pendaftaran Program Cek Kesehatan Gratis | (Budi/MetroDaily)
Kemenkes Permudah Pendaftaran Program Cek Kesehatan Gratis | (Budi/MetroDaily)

Jakarta, Politika – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan sistem pendaftaran offline untuk memperluas jangkauan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).

“Bagi masyarakat yang tidak memiliki ponsel pintar, cukup datang ke puskesmas dengan membawa KTP. Petugas akan membantu proses pendaftaran,” kata Chief Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes, Setiaji, di Jakarta, Jumat.

Kemenkes mengadopsi dua sistem pendaftaran dalam program ini. Masyarakat dapat menggunakan aplikasi SatuSehat Mobile untuk mendaftar secara mandiri. Sementara itu, pendaftaran di fasilitas kesehatan dilakukan melalui Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK). Selain itu, Kemenkes bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) untuk memastikan akses internet dalam program ini.

Meskipun pendaftaran offline tersedia, Kemenkes tetap menganjurkan masyarakat untuk mendaftar melalui SatuSehat Mobile atau WhatsApp. Langkah ini bertujuan agar puskesmas dapat mengetahui siapa saja yang akan menerima layanan saat tiba di lokasi.

Sebagai bagian dari kemudahan layanan, Kemenkes menyediakan tiga jenis notifikasi bagi peserta PKG. Notifikasi pertama dikirimkan 30 hari sebelum ulang tahun peserta, mengingatkan untuk memeriksa status kepesertaan BPJS. Selanjutnya, notifikasi kedua dikirimkan tujuh hari sebelum pemeriksaan, memungkinkan peserta memilih puskesmas dan mendapatkan nomor tiket. Notifikasi terakhir diberikan empat hari dan satu hari sebelum pemeriksaan sebagai pengingat tambahan.

Saat pemeriksaan di puskesmas, peserta cukup membawa KTP dan menunjukkan nomor tiket yang telah diperoleh melalui pendaftaran.

Juru Bicara Kantor Komunikasi Presiden (PCO), Adita Irawati, menegaskan bahwa beragam metode pendaftaran yang disediakan oleh Kemenkes merupakan bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto. Presiden meminta agar program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak menyulitkan mereka dalam prosesnya.

Menurut Adita, inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi risiko kesehatan yang dapat berkembang menjadi lebih serius. Program ini juga merupakan langkah strategis dalam memastikan kesiapan generasi emas Indonesia menyambut tahun 2045.

“Dalam misi keempat pembangunan nasional, salah satu fokus utama adalah memperkuat sumber daya manusia, termasuk aspek kesehatan. Program ini menjadi salah satu bentuk implementasi dari visi tersebut,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *