Politika – Untuk mendukung konsep kendaraan ramah lingkungan, desain sepeda motor masa kini difokuskan pada efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Meskipun beberapa model motor masih mengandalkan sistem karburator, kenyataannya konsumsi bahan bakarnya tidak lagi seboros motor karburator generasi lama.
Sebagai contoh, Kawasaki W175 yang meskipun menggunakan karburator, menunjukkan konsumsi bahan bakar yang cukup efisien. Dengan mesin 177 cc, motor ini tetap mengkonsumsi bensin dalam jumlah yang wajar. Berbagai gaya berkendara, mulai dari pelan hingga akselerasi cepat melewati kemacetan atau jalan bebas hambatan, tidak membuatnya boros. Mesin dengan rasio kompresi 9,1:1 ini menggunakan bensin dengan RON 95, dan tercatat mampu mencapai konsumsi bahan bakar rata-rata 39,3 km/liter.
Angka tersebut cukup mengesankan, bukan? Dengan kapasitas tangki 13,5 liter, motor ini mampu menempuh jarak hingga sekitar 530,55 km jika tangkinya terisi penuh. Sebuah capaian jarak yang cukup jauh untuk sebuah motor sport berkapasitas 177 cc.
Menurut Kevin, salah satu pengendara Kawasaki W175, meskipun motor ini dianggap sangat irit di kelasnya, ada satu kelemahan kecil yang perlu diperhatikan, yaitu mesin yang cenderung cepat panas saat digunakan dalam waktu lama. Namun, hal ini tidak mengurangi keunggulan utama dari motor ini dalam hal efisiensi bahan bakar.
Untuk memberikan sedikit informasi lebih lanjut, Kawasaki W175 mengusung mesin 177 cc dengan ukuran bore 65,5 mm dan stroke 52,4 mm, meskipun namanya dibulatkan menjadi 175 cc. Karakter mesin motor ini terkenal dengan responsifitas tarikan bawah yang baik, memberikan torsi yang terasa kuat pada putaran rendah. Motor ini sudah cukup responsif sejak pertama kali membuka gas, sehingga pengendara tidak perlu memaksakan torsi untuk memperoleh akselerasi yang cukup, yang berkontribusi pada konsumsi bahan bakar yang efisien.
***