Nasional

Suarakan Tuntutan Peserta LK2 dan LKK HMI, Gunawan: Kader Menyikapi Problem Kebangsaan

×

Suarakan Tuntutan Peserta LK2 dan LKK HMI, Gunawan: Kader Menyikapi Problem Kebangsaan

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta, Gunawan Fiantara mengajak peserta untuk menyikapi problem kebangsaan yang sangat kritis ini dengan melakukan aksi demonstrasi/dok.Istimewa.

Politika – Pasca Intermediate Training (lk2) dan Latihan Khusus Kohati (LKK) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta menggelar demonstrasi bertajuk “Indonesia Gelap” di depan kantor DPRD Daerah Istimewa Yogyakrata, Selasa (25/2).

Masa aksi merupakan kader HMI Cabang Yogyakarta dan puluhan kader utusan cabang dari seluruh Indonesia yang tergabung sebagai peserta treaining LK2 dan LKK Tingkat Nasional.

Ketua umum HMI cabang Yogyakarta Gunawan Fiantara, mengungkapkan alasan melibatakan peserta tersebut agar lebih kritis menyikapi problem kebangsaan saat ni.

“Ini kan mereka baru selesai training jadi mereka diajak untuk menyikapi problem kebangsaan hari ini dengan aksi demonstrasi,” ucap Gunawan.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta menggelar demonstrasi bertajuk “Indonesia Gelap” di depan kantor DPRD Daerah Istimewa Yogyakrata (Dok.Istimewa).

Baca juga: Tanggapi Aksi Masa, Sudaryono: Bagian dari Kebebasan Berpendapat

Selain itu, Ketua Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) Faisal L. Umanailo, juga menyuarakan berbagai tuntutan terhadap Presiden Prabowo yang dinilai telah mengeluarkan kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat.

“Kami mahasiswa dari berbagai penjuru daerah Indonesia dari Ace sampai NTT berkumpul hari ini untuk menyampaikan aspirasi,” tegas Faisal dalam orasinya.

Baca juga: LAPMI Sinergi HMI Cabang Yogyakarta Gelar Diskusi Publik, “Indonesia Gelap: Efisiensi Anggaran atau Kepentingan Pemerintah?”

Baca juga : Heboh! Soroti Tindakan Kekerasan Oknum Polisi, Badko HMI Jateng-DIY Angkat Bicara

Dia lantas menyoroti berbagai persoalan sosial yang dianggap mencederai rasa keadilan masyarakat, seperti permasalahan pagar laut, kelangkaan gas 3 kg, dan berbagai kebijakan lain. Mereka mendesak pemerintah untuk mengubah kebijakan yang dinilai kurang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Tak hanya itu, kebijakan makan bergizi gratis juga menjadi sorotan. Kader HMI menilai program tersebut tidak tepat sasaran dan segerah dievaluasi oleh pemerintahan.

“Makan bergizi gratis justru membuang-buang anggaran dan tidak tepat sasaran,” ucap seorang demonstran yang juga peserta LK2

Sebelumnya HMI cabang Jogja melaksanakan acara tahunan, yakni Intermediate Training atau LK II, dan Latihan Khusus Kohati (LKK) 2025.

Kegiatan treaning tersebut mengusung tema “Sustainable HMI: Peran HMI dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).”

Gelaran LK II dan LKK telah dimulai sejak tanggal 17 sampai 24 Februari 2025 di Balai Besar Pendidikan Penjaminan Mutu Senin dan Budaya Yogyakarta.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *