Batang , Politika – Kabupaten Batang tetap berhasil mendistribusikan 2.949 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) ke 14 sekolah meskipun dilanda cuaca ekstrem dan banjir.
Keberhasilan ini berkat lokasi dapur sehat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di dataran tinggi sehingga tidak terdampak banjir. Kepala Dapur Sehat SPPG Tragung, Ika Novitasari, memastikan bahwa pendistribusian MBG tetap berjalan lancar meskipun beberapa siswa terdampak banjir. “Siswa di area Tragung tetap berangkat sekolah, namun beberapa siswa di SMK tidak masuk karena terdampak banjir,” ungkap Novita.
Ia menegaskan bahwa setiap hari petugas tetap mendistribusikan MBG sesuai dengan jumlah yang terdata tanpa ada pengurangan. “Kami menyerahkan makanan sesuai dengan jumlah yang telah didata oleh pihak sekolah,” tegasnya.
Novita juga menjelaskan bahwa bahan baku MBG berasal dari petani dan peternak lokal di Kabupaten Batang. “Sayuran berasal dari Kecamatan Bawang dan Blado, telur dari Batang, serta ayam dari Kandeman,” jelasnya.
Meskipun cuaca ekstrem sempat menghambat pengiriman, proses distribusi tetap berjalan dengan baik. “Kemarin, hujan lebat sempat menyebabkan sedikit kendala saat pengiriman sayuran dari Bawang, tetapi tetap sampai dengan aman,” tambah Novita.
Handika, pengemudi mobil pengantar MBG, juga membenarkan bahwa hujan deras sedikit menghambat proses distribusi ke beberapa sekolah. “Biasanya, pengiriman dilakukan pukul 07.00 WIB, tetapi kemarin karena hujan deras, baru bisa dikirim pukul 07.30 WIB. Alhamdulillah, pihak sekolah tidak mempermasalahkan keterlambatan ini,” ujarnya.
Di tengah tantangan cuaca ekstrem, komitmen pemerintah daerah dalam memastikan distribusi makanan bergizi tetap berjalan menjadi bukti nyata upaya peningkatan kesejahteraan siswa di Kabupaten Batang. Dengan dukungan berbagai pihak, program MBG tetap terlaksana demi kesehatan dan kesejahteraan para pelajar.