Kajen, Politika – Kabupaten Pekalongan kini dalam status siaga darurat bencana akibat musim hujan yang mulai melanda wilayah tersebut.
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi selama musim hujan. Ia mengingatkan warga untuk menjaga keamanan rumah, alat elektronik, serta barang-barang berharga agar terhindar dari kerugian akibat bencana.
“Kita harus berhati-hati dan waspada terhadap rumah, alat elektronik, serta barang berharga lainnya karena musibah datang tanpa pemberitahuan. Sebagai manusia, kita harus selalu siap,” ujar Bupati Fadia dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (28/1/2025).
Imbauan ini disampaikan saat menghadiri acara ‘PCNU Kabupaten Pekalongan Bersholawat’ dalam rangka memperingati Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama di Lapangan Capgawen, Kedungwuni. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari Gubernur Jawa Tengah, musim hujan diperkirakan berlangsung hingga Februari 2025. Dengan kondisi ini, masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi bencana seperti banjir dan tanah longsor.
Selain itu, Bupati Fadia juga menekankan pentingnya doa dan kebersamaan dalam menghadapi situasi ini. Ia berharap melalui doa bersama yang dilakukan dalam kegiatan Pekalongan Bersholawat, Kabupaten Pekalongan dapat terhindar dari bencana yang lebih besar.
“Saya berharap dengan doa para kiai dan seluruh masyarakat, musibah ini cukup sampai di sini dan tidak ada lagi bencana lainnya,” tambahnya.
Dengan status siaga darurat ini, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi dari pemerintah daerah dan segera melaporkan kondisi darurat jika terjadi bencana. Langkah-langkah antisipasi seperti membersihkan saluran air, mengamankan barang berharga, serta bersiap untuk evakuasi jika diperlukan menjadi hal penting yang harus dilakukan.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi potensi bencana, termasuk menyiapkan posko darurat dan bantuan bagi warga yang terdampak. Dengan kesiapsiagaan yang baik, diharapkan dampak dari musim hujan tahun ini dapat diminimalisir.