Berita

Saluran Irigasi Rusak, DPRD Tegal Desak Aksi Cepat Pemerintah

×

Saluran Irigasi Rusak, DPRD Tegal Desak Aksi Cepat Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Saluran Irigasi Rusak, DPRD Tegal Desak Aksi Cepat Pemerintah (Foto: iNews/ Ichdar Ifan)
Saluran Irigasi Rusak, DPRD Tegal Desak Aksi Cepat Pemerintah (Foto: iNews/ Ichdar Ifan)

Tegal , Politika – Komisi III DPRD Kabupaten Tegal mendesak perbaikan segera pada Daerah Irigasi (DI) Bojong dan Bumijawa karena banyaknya kerusakan yang terjadi.

“Kondisinya memprihatinkan. Daerah Irigasi Bojong dan Bumijawa mengalami banyak kerusakan, sehingga perbaikan harus segera dilakukan dan diprioritaskan,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, Jafar, kepada Tribunjateng.com, Kamis (30/1/2025).

Menurut Jafar, kerusakan yang terjadi menyebabkan saluran primer dan sekunder mengalami pendangkalan. Akibatnya, aliran air irigasi ke lahan pertanian tidak berjalan lancar. Jika dibiarkan, hal ini bisa berdampak negatif terhadap hasil panen dan ketahanan pangan di daerah tersebut.

Ia menekankan pentingnya langkah cepat dari dinas terkait untuk segera melakukan pendataan terhadap daerah irigasi yang mengalami kerusakan. Jika perbaikan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atau pemerintah pusat, pihaknya akan mengusulkan agar perbaikan ini mendapat prioritas.

“Kami membutuhkan update data terbaru dari dinas terkait tentang daerah irigasi yang rusak dan perlu diperbaiki. Jangan sampai kondisi buruk ini menghambat program pemerintah. Kami tegaskan, perbaikan daerah irigasi harus dipercepat,” tegasnya.

Selain menyoroti irigasi di Bojong dan Bumijawa, Jafar juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi Bendungan Cenang di Desa Cenggini, Kecamatan Balapulang. Ia menyebutkan bahwa bendungan tersebut juga mengalami kerusakan yang cukup serius dan membutuhkan perhatian segera.

“Bendungan Cenang di Desa Cenggini, Kecamatan Balapulang juga perlu diperbaiki. Masih banyak infrastruktur lainnya yang harus diperbaiki, termasuk jalan usaha tani (Jitut) yang kondisinya juga memprihatinkan,” tambahnya.

Jafar memastikan bahwa Komisi III DPRD Kabupaten Tegal akan terus mengawal perbaikan infrastruktur ini. Tujuannya agar kerusakan yang ada tidak semakin parah dan tidak mengganggu produktivitas pertanian serta ketahanan pangan di Kabupaten Tegal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *