Jakarta, 24 Januari 2025 – Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi pada perdagangan internasional. Berdasarkan data pasar spot, harga logam mulia ini mencapai USD 2.744,26 per ounce pada Jumat, 24 Januari 2025. Sementara itu, di pasar domestik, emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) juga menunjukkan kenaikan signifikan, di mana harga per gramnya berada di level Rp1.153.000.
Faktor Pendorong Kenaikan Harga Emas
Kenaikan harga emas global ini dipicu oleh kekhawatiran terhadap kondisi perekonomian dunia, termasuk pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan inflasi yang masih tinggi di beberapa negara maju. Dikutip dari Bloomberg, para investor cenderung mengalihkan aset mereka ke emas sebagai bentuk lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi.
“Emas adalah pilihan utama investor ketika risiko ekonomi global meningkat. Selain itu, pelemahan dolar AS memberikan dorongan tambahan terhadap harga emas di pasar internasional,” ujar seorang analis komoditas dari Reuters.
Di dalam negeri, harga emas Antam naik Rp3.000 dari hari sebelumnya, mencerminkan tren global. Harga pembelian kembali (buyback) juga meningkat ke level Rp1.048.000 per gram.
Reaksi Pasar Domestik
Kenaikan harga emas ini disambut oleh pelaku pasar dengan optimisme, meskipun konsumen ritel mulai mengeluhkan tingginya harga yang dapat mengurangi daya beli. “Kami mencatat lonjakan permintaan emas batangan di tengah kekhawatiran terhadap inflasi lokal,” ungkap seorang perwakilan dari PT Antam dalam keterangan resminya.
Sementara itu, para pengamat menilai bahwa kenaikan harga emas domestik juga dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS, yang saat ini berada di kisaran Rp16.300 per USD.
Prospek Harga Emas ke Depan
Mengutip data dari CNBC Indonesia, analis pasar memperkirakan tren kenaikan harga emas masih berlanjut dalam beberapa minggu ke depan. Hal ini didorong oleh kemungkinan langkah Federal Reserve yang diperkirakan akan menahan suku bunga pada rapat mendatang. Kebijakan moneter tersebut semakin memperkuat daya tarik emas sebagai aset investasi yang aman.
Namun, para investor juga diingatkan untuk tetap berhati-hati, mengingat volatilitas pasar dapat memengaruhi pergerakan harga emas secara mendadak. “Kami sarankan investor untuk terus memantau perkembangan ekonomi global dan kebijakan moneter bank sentral,” kata seorang ekonom dari Bank Indonesia.
Tren kenaikan harga emas, baik di pasar global maupun domestik, menjadi perhatian utama bagi investor dan pelaku pasar. Di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan, emas tetap menjadi pilihan investasi yang menjanjikan. Namun, dengan harga yang mencapai rekor tertinggi, konsumen diimbau untuk bijak dalam menentukan langPeluang atau Tantangan? Harga Emas Hari Ini Capai Puncak Tertinggikah investasi.