Pekalongan, Politika – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan meninjau progres pembangunan gedung baru RSUD Kraton di Desa Kampil, Kecamatan Wiradesa.
“Tujuan kami, meninjau di sini untuk memonitor pelaksanaan dan progres pembangunan gedung baru RSUD Kraton,” kata Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, Rabu (8/1/2025). Munir menegaskan bahwa proyek ini merupakan prioritas untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.
Proyek pembangunan gedung RSUD Kraton terbagi dalam beberapa tahap. Munir mengungkapkan, tahap pertama telah selesai 100 persen. Pada 2025, pembangunan akan memasuki tahap kedua, yang dilanjutkan dengan tahap ketiga pada tahun berikutnya. Proyek ini diharapkan rampung sesuai jadwal, sehingga dapat mulai beroperasi pada 2027.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, turut menyampaikan pandangannya. Ia meminta pihak rumah sakit untuk memperhatikan catatan penting dari DPRD, terutama yang berkaitan dengan percepatan pembangunan. Beberapa tahapan penting seperti peninjauan ulang Detail Engineering Design (DED) dan probity audit oleh Inspektorat akan menjadi bagian dari persiapan pembangunan tahap kedua.
“Insya Allah pada Maret 2025 kami akan melaksanakan proses lelang untuk tahap kedua,” ungkap Akbar. Ia menambahkan bahwa anggaran sebesar Rp47,3 miliar telah disiapkan untuk pembangunan sisi barat gedung baru tersebut.
Lebih lanjut, Akbar menjelaskan bahwa pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen menyelesaikan kerja sama dengan Yayasan Santa Maria. “Komitmen ini sudah dibuktikan melalui pengalokasian anggaran oleh Pemkab Pekalongan, yang juga didukung penuh oleh pimpinan DPRD beserta jajarannya,” jelasnya.
Jika semua proses berjalan lancar, RSUD Kraton akan mulai beroperasi pada 2027, memberikan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan. Proyek ini diharapkan mampu menjadi salah satu tonggak peningkatan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.