InternasionalBisnis

Eropa Tinggalkan Batu Bara, Energi Surya Jadi Pilihan Utama

×

Eropa Tinggalkan Batu Bara, Energi Surya Jadi Pilihan Utama

Sebarkan artikel ini
Eropa Tinggalkan Batu Bara, Energi Surya Jadi Pilihan Utama
Eropa Tinggalkan Batu Bara, Energi Surya Jadi Pilihan Utama

Jakarta, Politika – Harga batu bara terus merosot akibat peralihan global ke energi terbarukan.

“Ini adalah tonggak sejarah,” kata Beatrice Petrovich, salah satu penulis laporan Ember, Sabtu (24/1/2025). “Batu bara adalah cara tertua untuk menghasilkan listrik, tetapi juga yang paling kotor. Tenaga surya adalah bintang yang sedang naik daun.”

Pada perdagangan Jumat (24/1/2025), harga batu bara kontrak Februari turun 0,55% menjadi US$118,45 per ton, mencatat penurunan selama tiga hari berturut-turut. Perubahan ini mencerminkan pergeseran signifikan dalam pola konsumsi energi global, terutama di Uni Eropa (UE).

Laporan Ember menunjukkan bahwa tenaga surya menghasilkan 11% listrik UE pada 2024, mengungguli batu bara yang hanya menyumbang 10%. Peran gas fosil juga terus menurun hingga hanya mencakup 16% dari bauran listrik. Sejak mencapai puncaknya pada 2003, penggunaan batu bara di sektor listrik UE telah turun 68%.

Sumber energi bersih lainnya, seperti energi angin dan tenaga surya, meningkat hingga menyumbang 29% dari pembangkitan listrik UE pada 2024. Perkembangan ini didukung oleh pemasangan panel surya dalam jumlah yang memecahkan rekor, meskipun wilayah UE menerima lebih sedikit sinar matahari dibanding tahun sebelumnya.

“Peningkatan pembangunan tenaga surya berhasil mengurangi pembakaran bahan bakar fosil,” ujar Jenny Chase, analis tenaga surya BloombergNEF.

Laporan tersebut menemukan bahwa pangsa batu bara turun di 16 dari 17 negara UE yang masih menggunakannya. Jerman dan Polandia, dua negara dengan konsumsi batu bara tertinggi di UE, menunjukkan penurunan signifikan. Pangsa batu bara dalam jaringan listrik Jerman turun 17% dan di Polandia turun 8% pada 2024.

Gas fosil juga mengalami penurunan di 14 dari 26 negara pengguna tenaga gas. Temuan ini muncul meski ada sedikit peningkatan permintaan listrik setelah dua tahun penurunan tajam akibat invasi Rusia ke Ukraina. UE telah mempercepat transisi energi bersih untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

“Kebijakan dan pasar Eropa memungkinkan energi terbarukan menggantikan batu bara dan gas alam,” ujar Gregory Nemet, peneliti energi dari University of Wisconsin-Madison.

UE kini berada di jalur yang tepat untuk mencapai target 400GW kapasitas tenaga surya terpasang pada 2025. Pada 2024, UE telah mencapai 338GW dan diproyeksikan hampir memenuhi target 2030 sebesar 750GW jika laju pertumbuhan saat ini terus berlanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *