Dinas Petubsah Peternakan (Disnak) Aceh melaporkan bahwa sebanyak 2.556 ekor sapi yang terkena penyakit mulut dan kuku (PMK) di Aceh telah sembuh. Jumlah ini merupakan sebagian besar dari total 2.646 ekor sapi yang terkena PMK sebelumnya.
Menurut Kepala Disnak Aceh, Zalsuha, hanya 37 ekor sapi yang masih terkena PMK. Proses penyembuhan terus dilakukan untuk sapi-sapi tersebut.
Penyakit PMK tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Aceh, namun sekarang hanya tersisa di tiga daerah, yaitu Langsa (25 ekor), Aceh Barat (11 ekor), dan Aceh Selatan (1 ekor).
Zalsuha mengatakan bahwa penyembuhan sapi-sapi tersebut berjalan baik berkat upaya biosecurity dan pengobatan yang dilakukan oleh tim di kabupaten/kota. Selain itu, vaksinasi juga telah dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit.
Pemerintah Aceh juga telah memperketat pengawasan di perbatasan Aceh-Sumatera Utara untuk mencegah masuknya sapi yang terkena PMK.