Mei 17, 2021

Bogor Timur dan Indramayu Barat sah diusulkan sebagai Daerah Otonomi menuju 2 Kabupaten Baru di Provinsi Jawabarat Di Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat.

Share This Story !

Politika- Bandung Jum,at 16/04/2021
Setelah sekian lama dalam Pengajuan, akhirnya dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat, bertempat di Gedung DPRD Jawa Barat Jl. Diponegoro No. 27 Bandung, menyetujui Daerah Persiapan Otonomi Baru (DPOB) untuk Kabupaten Bogor Timur (7 kecamatan dengan ibu kota Jonggol) dan Kabupaten Indramayu Barat (10 kecamatan dengan ibu kota Kroya) pada Jumat (16/4/2021). Selanjutnya kedua kabupaten akan diajukan proses persetujuannya ke tingkat pusat

Dalam Rapat Paripurna hadir 79 anggota Dewan dari 120 Anggota Dewan Provinsi Jawa Barat, sehingga rapat paripurna dinyatakan sesuai mencapai quorum dan keputusan dilakukan sah secara aklamasi

Hadir dalam rapat paripurna Bupati Bogor Ade Yasin dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, juga Bupati Indramayu yang diwakili oleh Sekda Rinto Waluyo dan Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Saefudin.

Persyaratan pemekaran suatu daerah dengan pertimbangan antara lain :wilayah daerah, jumlah penduduk, usia daerah, potensi daerah, parameter demografi, parameter geografi, dan lain-lain

Kajian pemekaran telah dilakukan Komisi I DPRD dengan rapat-rapat dan kunjungan serta konsultasi dengan berbagai pihak. Pokok-pokok dasar kajian disusun antara lain : 1. Pemetaan kekuatan SDM ASN, 2. Penghitungan kemampuan daerah, 3. Pembagian aset, 5. Konfliknya sosial , 6. Potensi Bencana, 7. Produk Bruto Daerah dan 8. Pelayanan kesehatan.

Kesimpulan dari kajian Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dalam Rapat Pleno pagi hari ini (Jumat, 16/4/2021) menyatakan kedua sangat layak diusulkan dan disetujui menjadi 2 Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru menuju kabupaten yang baru di Provinsi Jawa Barat

Hasil keputusan DPOB oleh Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Taufik Hidayat akan diserahkan ke Pemerintah Pusat untuk di proses persetujuan nya, sekalipun ada kemungkinan bisa disetujui atau tidak disetujui di tingkat pusat.

Menambah kan Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Beni Budiman mengharapkan:”usulan dapat disetujui oleh pusat, karena kalau tidak akan perlu waktu lama lagi jika diusulkan ulang kemungkinan bisa 5 th kedepan baru bisa di usulkan lagi, Pungkas nya. (Brn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *