Mei 17, 2021

Tidak Ada Marka Jalan Pengendara Mobil Serempet Pengendara Motor

Share This Story !

KABUPATEN BEKASI- Diduga mengendarai kendaraan roda empat dengan melawan arah, wartawati yang diketahui sebagai pimpinan redaksi salah satu media online tabrak seorang pengendara sepeda motor di daerah Cibatu, Cikarang, Senin (12/4/2021) lalu.

Akibat kejadian itu pengendara sepeda motor pingsan ditempat, kemudian masyarakat setempat bersama Babinsa meminta mobil yang menabrak pengendara sepeda motor hingga pingsan untuk di bawa kerumah sakit terdekat. Tapi wartawati tersebut menolak, dan sempat terjadi adu mulut.

“Saya mengetahui ada kecelakaan di wilayah binaan saya. Ada mobil melawan arah, terjadilah kecelakaan sehingga seorang pengendara motor pingsan, kemudian saya bersama masyarakat sekitar meminta kepada pengendara mobil untuk membawa korban pingsan (pengendara sepeda motor-red) untuk dibawa kerumah sakit terdekat, tapi pengendara mobil tidak mau, “ujar Serka Budi, Rabu (14/4/2021).

Sementara, menurut keterangan wartawati yang dikutip dari publikasinews.com mengatakan, bahwa awal kejadiannya di wilayah Cikarang, tepatnya di akses jalan raya Inspeksi Kalimalang, Cibatu Cikarang Pusat. Saat itu, dirinya berada di posisi arus jalan dari Sasak (jembatan) lalu berbelok ke kanan.

“Menurut saya itu ada dua jalur, satu jalan itu karena di depan maupun di belakang kendaraan saya ada banyak beberapa kendaraan lain. Dan saya tidak tahu kalau sudah berubah menjadi satu jalur, bahkan beberapa sepeda motor lalu lalang dan itu ada bukti saya dokumentasikan sendiri, “ujar Kartika, sosok wartawati yang sering liput kalangan kepolisian ini.

Kartika pun mengkritisi, jika kalau itu memang arahnya satu jalur kenapa tidak dilengkapi dengan marka jalan, atau tidak ada rambu-rambu lalu lintas.

“Petunjuk jalan adanya setelah dari jembatan itu harusnya belok kiri, dan tidak boleh belok kanan, dan seharusnya di kasih rambu-rambu lalu lintas yang lengkap, “paparnya.

Kita seharusnya puter balik, kalau ada rambu-rambunya, sedangkan ini tidak ada jadi membingungkan para pengemudi. Saya hanya mengikuti mobil sama sepeda motor dari depan dan belakang. Bahkan banyak keterangan warga disekitar, bahwa dilokasi tersebut angka kecelakaan cukup tinggi.

Kecelakaan yang terjadi, bahwa pada saat terlihat olehnya dan rekan dari dalam mobil ada pemotor dari depan tampak melaju dengan kecepatan tinggi.

“Sambil saya klakson berkali-kali bahkan sempat berusaha menghindari dan berhenti kendaraan saya ke posisi bahu jalan dari pengemudi sepeda motor tersebut. Namun dengan kencangnya pengendara sepeda motor, tak bisa mengendalikan laju kendaraannya, kemudian menyambar mobil saya bagian samping kanan dan motor tersebut arah nya sudah menyimpang mungkin kalau kita buru-buru ke kiri dia mungkin kena dengan mobil yang ada di belakang mobil, “ungkapnya.

Sampai berita ini ditayangkan, Kasat Lantas Polres Metro Bekasi belum berhasil di konfirmasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *