Share This Story !

BEKASI _Transparansi kegiatan pembangunan Pemerintah Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi layak menjadi percontohan bagi pemerintah desa lainnya di Kabupaten Bekasi. Seperti Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dan Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar di Aula Desa Serang, Kamis (5/11/2020) pagi.

Dalam kegiatan Musdesus dan Musdes ini, Kepala Desa beserta perangjatnya menyusun RKPDes Tahun Anggaran 2021 dan sekaligus menetapan perpanjangan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahun Anggaran 2020.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Serang Irwan Handoko, SH dan seluruh aparat Desa, ketua BPD dan anggota, ketua RT dan ketua RW, pengurus Karang Taruna Desa Serang, PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama dan unsur praktisi pendidikan se Desa Serang.

Kepala Desa Serang Irwan Handoko mengatakan kegiatan Musdesus dan Musdes digelar terbuka agar masyarajat mengetahui adanya kegiatan kegiatan desa dan perubahan perubahannya.

“Warga harus mengerti dengan adanya perubahan-perubahan karena ada beberapa kejadian yang luar biasa (insidentil) yakni pandemi Covid-19 di negara kita sehingga mempengaruhi anggaran desa yang sudah dialokasikan,” ucapnya.

Dia menjelaskan, Desa Serang sudah berusaha semaksimal mungkin mengikuti tahapan-tahapan kegiatan sebagaimana tertuang dalam Permendes nomor 2 tahun 2015 tentang alur penyusunan RKPDes melalui Musdes oleh BPD.

“Adapun tahapan tersebut terbagi atas 5 bidang, yakni bidang penyelenggara pemerintah desa, bidang pembangunan, bidang pembinaan kemasyarakatan, bidang pemperdayaan masyarakat dan bidang tidak terduga,” ungkapnya.

Irwan mengingatkan bahwa ke 5 bidang tersebut diuraikan setelah adanya pendapatan dan belanja desa, sesuai RKPD di Tahun 2019. “Selanjutnya dibuatkan Perdes APBDes tahun anggaran 2020”.

“Di dalam Perdes APBDes inilah tersusun kegiatan untuk 1 tahun, yang mana kegiatan tersebut dbagi menjadi 3 tahap atau triwulan,” ungkap Irwan.

Dalam Musdesus dan Musdes Desa Serang Baru, Irwan memaparkan pendapatan Desa Serang tahun anggaran 2020. Diantaranya mengenai PADes, penerima bantuan hasil pajak dan distribusi, penerima bantuan Alokasi Dana Desa (ADD), penerima bantuan dana desa yang bersumber dari APBN, penerima bantuan pemerintah Kabupaten dan penerima bantuan pemerintah Provinsi.

“Dari total keseluruhan Rp. 3,98 miliar dibagi tiga tahap, yakni untuk DAD senilai 50%, 25%, 25% dan APBN 40%, 40%, 20%.

Usai pemaparan Kepala Desa, Musdesua dan Musdes Desa Serang dilakukan penandatanganan Berita Acara Musdes dan Musdesus oleh perwakilan tokoh agama, tokoh pemuda dan aparatur Kecamatan Cikarang Selatan. (Baron)

By Politika

https://youtu.be/ok4Pu43LmVU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *