Share This Story !

PC PMII Kota Bekasi meresmikan Sekolah Bakat, Senin (17/8/2020)

BEKASI – Bertepatan HUT RI ke 75, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bekasi, membuka sekolah bakat guna mengembangkan potensi kader.

Didirikannya Sekolah Bakat terdiri dari empat kelas, yakni kelas jurnalistik, kelas desain grafis, kelas menari dan paduan suara, merupakan terobosan baru organisasi yang memiliki jargon Tangan Terkepal dan Maju ke Muka.

“Persaingan global semakin ketat, kita sebagai generasi penerus harus mampu meningkatkan diri dengan ragam kreativitas. Orang-orang yang kreatiflah yang bisa survivel dan leading di era Z ini,” ujar Ketua I PC PMII Kota Bekasi, Putra Yudha Kurniawan, Senin (17/8/2020).

Putra menjelaskan, tujuan utama didirikannya sekolah bakat, agar kader PMII yang merupakan mahasiswa aktif memiliki kemampuan diri dalam menghadapi persaingan zaman. Selain itu, Putra berharap, kader PMII tidak selalu berfokus pada sektor politik dan pemerintahan, melainkan siap dalam berbagai sektor lainnya.

“Kita tidak ingin kader PMII hanya fokus pada satu atau dua bidang. Sebab lini kehidupan itu banyak variannya, ada sektor pertanian, industri, teknologi dan lain-lain. Saya kira pasca struktur maupun setelah lulus kuliah, kader PMII sudah matang dan siap terjun ke dunia profesional. Makanya kita gagas sekolah ini agar semua kader dapat mengembangkan bakatnya masing-masing,” ulas Putra Yudha saat peresmian Sekolah Bakat PC PMII Kota Bekasi, di Jl. Chairil Anwar Kelurahan Margahayu Kecamatan Bekasi Timur.

Di tempat yang sama, Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PC PMII Kota Bekasi, Syahrul Anwar mengapresiasi pendirian sekolah bakat sebagai terobosan baru dalam dunia pergerakan.

Syahrul mengatakan, pendirian sekolah bertepatan dengan hari bersejarah kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan yang gugur di medan perang.

“Saya kagum, hal seperti inilah yang di cita-citakan para pahlawan, yaitu harapan agar generasi penerus maju dengan mengembangkan potensi diri. Saya harap sekolah ini menjadi cetusan ide-ide kreatif lain. Jadi, kader PMII tidak selalu fokus terhadap kebijakan daerah, tetapi mempersiapkan diri agar ke depan siap bersaing,” ucap Syahrul. (den)

By Politika

https://youtu.be/ok4Pu43LmVU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *