Share This Story !

Meski Omzet Menurun, Pengusaha Ayam Ternak di Pebayuran Tetap Berbagi CSR.

Bekasi, MITRA NEWS – Pandemi virus corona (Covid-19) masih berlangsung. Daya beli masyarakat pun kian melemah. Dampaknya, permasalahan ekonomi makin meluas. Tak hanya perusahaan skala besar, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga terdampak.

Hal sama menimpa Riski, pengusaha ayam potong asal Kampung Teko, Desa Kertajaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi.

Diakuinya, sejak pandemi corona, usaha ternak ayam yang dikelolanya di Desa Sumbersari mengalami anjlok akibat permintaan ayam menurun sekitar 40%.

Hal ini kian diperparah dengan tingginya biaya produksi ayam disebabkan naiknya harga pakan. Sebab, selama ini bahan baku pakan ternak, seperti jagung masih didapat impor. Dengan pelemahan rupiah terhadap dolar AS, maka hal ini juga turut berimbas terhadap biaya produksi ayam.

Imron, pemuka agama setempat gembira menerima bantuan CSR dari CV Riski Sinar Mas

Meski begitu, Riski tidak melupakan tanggungjawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan. Dirinya kerap terlihat berbagi kepedulian dan memberikan bantuan sembako serta uang tunai kepada masyarakat.

Riski pun tak segan-segan mengulurkan bantuannya untuk membantu pembangunan masjid dan perbaikan mushola di Desa tempat dia usaha ayam ternak.

Kepada MITRA News, Riski mengatakan hal tersebut sebagai bentuk komitmen dari Corporate Social Responsibility (CSR) CV Riski Sinar Mas yang dikelolanya.

“Saya tetap komitmen dan tidak ingin meraup keuntungan pribadi dari usaha yang saya jalankan, meski kondisi saat ini cukup anjlok akibat wabah corona,” ungkapnya di sela-sela pembagian sembako kepada warga yang tinggal di lingkungan RT 01 RW 05 Dusun 3, Kamis (30/04/2020).

Menurutnya, CV Riski Sinar Mas akan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan sarana ibadah yang ada di wilayah setempat.

“Kami cooperatif dan merangkul semua pihak, seperti pemerintah desa, karang taruna, bumdes dan tokoh masyarakat lainnya, termasuk membantu kegiatan-kegiatan sosial yang diselenggarakan di tingkat Kecamatan”.

“Saya tidak ingin senang sendiri, sementara masyarakat di sekitar saya usaha menjerit kelaparan, karenanya meski pendapatan usaha menurun tetap mengedepankan prinsip CSR dan berbagi kepedulian terhadap masyarakat,” ungkap Riski.

Secara terpisah, tokoh masyarakat setempat, Ahyar membenarkan adanya kontribusi CSR dari CV Sinar Riski Mas terhadap masyarakat sekitar.

Begitupun terhadap pemenuhan sarana ibadah, CV Sinar Riski Mas telah berkomitmen membantu biaya renovasi dan perawatan Masjid Al Jihad, Majelis Taklim Al Jihad, Masjid Al Ubudiyah, Masjid Nurul Islam, Masjid Al Maghfiroh dan Mushola Ar Ridwan.

“Setiap panen, pak Riski juga sering membagikan ayam-ayamnya untuk kegiatan kepemudaan dan kegiatan masyarakat yang bersifat positif,” ungkap Ahyar didampingi rekannya Endang.

Ahyar, Endang dan warga Dusun 3 mengaku tidak keberatan dengan usaha Ayam ternak yang dikelola Riski di wilayahnya.

“Engga keberatan, malah seneng, karena pak Riski baik dan sering membantu kebutuhan masyarakat,” jelas Abdul Hakim Hamid, tokoh masyarakat Dusun 3 Desa Sumbersari kepada MITRA News. (Yanto)

By Politika

https://youtu.be/ok4Pu43LmVU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *