Share This Story !

JAKARTA – Andi Taufan Garuda Putra mengundurkan diri dari posisi staf khusus Presiden Joko Widodo. Andi mengikuti jejak Belva Devara, yang sebelumnya telah mengundurkan diri dari staf khusus Presiden Jokowi.

Pengumuman pengunduran diri Andi dari jajaran stafsus milenial diumumkan dalam sebuah surat terbuka yang ditandatanganinya pada Jumat (24/4/2020).

Surat pengunduran diri tersebut telah dikonfirmasi Politika dan dibenarkan oleh Andi Taufan. Dirinya meminta maaf tidak dapat merespons pertanyaan-pertanyaan media dalam beberapa hari terakhir karena ingin fokus dalam menyelesaikan permasalahan pribadinya terlebih dahulu.

“Perkenankan saya untuk menyampaikan informasi pengunduran diri saya sebagai Staf Khusus Presiden Republik Indonesia yang telah saya ajukan melalui surat pada 17 April 2020 dan kemudian disetujui oleh Bapak Presiden,” tulis Andi dalam surat itu.

Andi mengaku baru-baru ini tersandung polemik terkait konflik kepentingan. Polemik itu muncul setelah dia menyurati para camat untuk menitipkan perusahaannya PT Amarta Fintech dalam penanggulangan virus corona Covid-19.

By Politika

https://youtu.be/ok4Pu43LmVU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *