Share This Story !

CARUT MARUT Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai program pencegahan wabah covid-19 mulai bereaksi. Di Jakarta, ratusan jurnalis mengatasnamakan Forum Wartawan Jakarta (FWJ) turun ke jalan menyuarakan kekecewaan masyarakat atas kinerja Pemprov DKI terkait pemberlakuan PP No. 21/2020 dan Keppres No. 11/2020 tentang PSBB tersebut.

Ratusan jurnalis yang mengatasnamakan Forum Wartawan Jakarta (FWJ) turun ke jalan untuk suarakan aspirasi masyarakat dengan membentangkan spanduk dan tulisan-tulisan protes keras atas kinerja Pemprov DKI dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai program pencegahan wabah covid-19.

“Kami mendukung apa yang telah ditetapkan pemerintah, namun kami kecewa atas sistemnya yang tak jelas,” ucap Penasehat Forum Wartawan Jakarta (FWJ), Lemens Kodongan dalam aksinya di depan Balaikota Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2020) siang.

Ia mengkritisi sistem penerimaan bantuan paket sembako yang tidak sesuai dengan janji Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta kepada masyarakat terdampak Corona. Dalam penilaiannya terjadi banyak kekeliruan yang bersumber pada sistem maupun SDM dari jajaran Pemprov DKI.

“Warga DKI yang terdampak Covid-19 menunggu realisasi yang dijanjikan Anies, tapi faktanya tidak sesuai,” kritik Lemens.

Rakyat, kata dia, disuguhkan banyak aturan dan janji-janji pemerintah yang berbanding terbalik 180 derajat. Akibatnya, lebih dari 70% warga DKI diambang kepanikan dan mulai bereaksi.

Menurutnya, permasalahan aturan PSBB berlaku untuk semuanya, termasuk profesi wartawan. Namun sangat disayangkan Pemprov DKI terkesan tak peduli dan terlihat adanya indikasi pembiaran atas surat yang dikirim FWJ untuk bantuan kepada 120 media dan 300 wartawan yang ada di Forum Wartawan Jakarta (FWJ).

Pernyataan yang sama juga disampaikan Ketua Umum Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Mustofa Hadi Karya.

By Politika

https://youtu.be/ok4Pu43LmVU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *