Share This Story !

BEKASI – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Raya, Doni Ardon mengatakan aksi pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi wartawan merupakan rekam jejak era pandemi Corona. “Selain wujud kepedulian terhadap sesama jurnalis, aksi ini juga merekam jejak digital wabah virus Corona yang mendunia,” jelasnya saat mengadakan jumpa pers di kantor sekretariat PWI Bekasi Raya, RT.004/RW.005, Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (16/04/2020) siang.

Menurut dia, Indonesia tengah mengalami era pandemi Covid 19, dimana ada pergeseran nilai transaksi pasar baik secara online maupun konvensional.

“Fakta ini terekam secara jelas oleh kita, dan kita menjadi bagian didalamnya yang membuktikan secara langsung kondisi yang terjadi,” kata Doni sambil memperlihatkan struk pembelian masker dan hand sanitizer di bukalapak.com dan UMKM PKK Desa Hegarmukti.

Diakui CEO Media Online mitranews.com dan politika.co.id ini bahwa pengadaan APD Wartawan sengaja mandiri dengan memaksimalkan potensi yang ada di jajaran SMSI Bekasi Raya.

“Kami menilai wabah corona virus berdampak luas terhadap kegiatan perekonomian masyarakat. Sebagian usaha mengalami kerugian lantaran sepinya pengunjung yang berujung pada anjloknya penjualan. Namun, di sisi lain sebagian usaha justru mendapat berkah di balik bencana ini,” katanya.

Lalu, minat masyarakat meningkat terhadap platform komunitas sehubungan penghentian aktivitas ekonomi dan pembatasan akses serta aktivitas masyarakat.

“Saya mengingatkan pandemi Corona berpotensi menyebar luas jika tidak segera ditangani serius”.

“Data yg diketahui, infeksi virus corona di seluruh dunia sampai dengan Senin, 13 April 2020 telah mencapai 1,8 juta kasus. Sebagian besar yang menjadi korban keganasan corona merupakan insan pers”.

“Semoga aksi pembagian APD untuk wartawan ini dapat menjadi pembelajaran tentang pentingnya berbagi kepedulian sesama profesi dan mengingatkan standar APD wartawan sebagaimana protokol Dewan Pers,” ucapnya seraya berharap, penyediaan APD bagi wartawan dapat dibagikan setiap minggunya.

“Insya Allah kita siapkan setiap minggu secara terus menerus hingga pandemi Covid 19 dinyatakan berakhir oleh pemerintah,” terang Doni.

Dalam kesempatan junpa pers, ketua PWI Bekasi Raya, Melody Sinaga didampingi Ketua PWI Peduli Ade Muksin mengatakan penyediaan APD kepada wartawan perlu dilakukan karena profesi tersebut sangat rentan tertular virus.

“Mengingat tugasnya setiap hari melakukan liputan dan bertemu banyak orang, maka perlu melindungi dirinya dengan APD sesuai standar diberlakukan,” terangnya.

Profesi wartawan, lanjut Melody, sangatlah mulia. Dia peduli dengan orang lain, menyampaikan informasi tentang pandemi covid 19, merekam berbagai peristiwa yang terjadi dan termasuk meliput pembagian APD kepada petugas medis.
“Meskipun dirinya sendiri tidak memakai APD,” kata Melody.

Untuk itu pihaknya berterimakasih atas kepedulian SMSI membantu melindungi teman-teman wartawan dari bahaya virus Korona dengan membagikan APD Wartawan secara gratis.

“Semoga para wartawan yang bertugas di Bekasi, baik Kabupaten maupun Kota Bekasi selalu terlindungi dalam menjalankan tugas mulianya,” ujar Melody. (eka)

By Politika

https://youtu.be/ok4Pu43LmVU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *