Share This Story !

Bekasi, POLITIKA – Lagi, keberadaan Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Bupati Bekasi menuai kritik. Kali ini kritik disampaikan kubu internal DPRD Kabupaten Bekasi, anggota Komisi 1 Budiyanto.

Menurutnya, sesuai tata tertib, calon Wakil Bupati Bekasi harus berdasarkan usulan Bupati Bekasi. Adapun tugas DPRD hanya memastikan calon yang diusulkan adalah benar oleh partai pengusung.

“Jika Panlih melakukan pelanggaran, bubarkkan saja,” tegas Budiyanto ketika dihubungi, Kamis (16/1).

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pengusaha Indonesia (HIMAPINDO) ini mengingatkan kembali bahwa tatib dan peraturan yang dibuat DPRD tujuannya memastikan bahwa calon yang diusulkan adalah benar oleh partai pengusung dan lalu meneruskannya ke Bupati.

Secara politik, kata dia, Panlih sudah dibentuk dan sah secara hukum. Namun secara proses Panlih harus menjalankan mekanisme sesuai peraturan yang berlaku.

Tidak ada satupun peraturan yang ditabrak, karena akan berdampak tidak kondusif untuk Kabupaten Bekasi”.

“Panlih harus konsekuen dengan aturan yang dibuat, tidak bisa menabrak seenaknya apalagi membuat situasi tidak kondusif dan mendapat penilaian miring dari masyarakat,” ucapnya.

Dikatakannya, semua proses apapun yang menjadi kewenangan DPRD harus sesuai peraturan.

“Ya kita tunggu pendaftarannya oleh Bupati Bekasi, jika tidak, jangan dipaksakan!” imbuh Budiyanto seraya menambahkan bahwa Panlih saat ini masih on the track karena masih konsultasi.

“Jika hasil konsultasi sesuai peraturan maka harus menjalankan tugas sesuai aturan dan jika Panlih melakukan pelanggaran seperti adanya calon yang tidak memenuhi syarat, maka lebih baik Panlih dibubarkan saja,” ucapnya. (ewd)

By Politika

https://youtu.be/ok4Pu43LmVU

One thought on “Budiyanto : ” Calon Wakil Bupati Bekasi Harus Sesuai Usulan Eka dan Partai Pengusung””

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *